Muriolobo

Foto yang diambil di salah satu jembatan di desa Muriolobo, Mayong, Jepara, Jawa Tengah, Indonesia

UNDIP

Gedung Prof. Soedarto - Undip, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Perpustakaan

Perpustakaan Stienu Jepara, Jawa Tengah, Indonesia`

Undip

Gedung Prof. Soedarto - Undip, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Warung SS

Warung Serba Sambal, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Jumat, 08 Februari 2013

Wowwww....Beginilah Penampilan Elegan Pria Kongo Dari Golongan SAPE


Kongo adalah sebuah negara yang tergolong miskin, namun negara ini rutin terus diberitakan utama diberbagai media karena perang saudara yang tidak ada hentinya.

Dan tahukah anda tentang orang-orang dari golongan SAPE (Societe des Ambianceurs et des Personnes Elegantes) di Kongo ?

Mereka adalah golongan orang-orang Kongo yang pada tahun penjajahan kolonial bekerja pada koloni Perancis dan selalu berpenampilan elegan.

Nah…sejak itu selalu terlihat orang-orang Kongo yang berpenampilan seperti itu. Mereka memiliki gaya tersendiri, nama panggilan dan mereka sangat menentang segala bentuk kekerasan. Aturan yang paling penting untuk golongan SAPE ini adalah seorang pria harus elegan.

Mau lihat bagaimana gaya orang-orang Kongo dari golongan yang disebut SAPE tersebut ?

Quote:Ini Foto-fotnya gan
Spoilerfor orang:

Spoilerfor orang:

Spoilerfor orang:

Spoilerfor orang:

Spoilerfor orang:

Spoilerfor orang:

Spoilerfor orang:

Spoilerfor orang:

Spoilerfor orang:

Spoilerfor orang:

Spoilerfor orang:

Spoilerfor orang:





sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000010479340

Jumat, 18 Januari 2013

Membahagiakan Customer Ala Zappos.com

Membahagiakan Customer

Zappos, yang baru saja diakuisisi oleh Amazon, salah satu senjata utamanya adalah customer service. Zappos punya prinsip bahwa customer service bukanlah cost, melainkan investasi. Jika di perusahaan lain, telepon mungkin durasinya dibatasi, maka tidak di Zappos. Di Zappos, mereka yang berada di call center justru didorong untuk menjalin hubungan baik dengan pelanggan. Nomor telepon call center dicantumkan pada setiap halaman website.

Tony Hsieh, CEO Zappos, perusahaan sepatu online yang sukses, memulai bisnisnya dengan sebuah problem. Ia sulit menemukan sepatu dengan model, warna, ukuran, dan lebar yang sesuai, baik secara online maupun offline. Ia kemudian berangan-angan mendirikan perusahaan pilihan pelanggan dengan servis terbaik. Melalui motto "With Zappos, the shoe store comes to you," setiap pelanggan bisa bebas mengungkapkan apa yang ia inginkan pada petugas customer service sampai bisa menemukan sepatu yang paling tepat. Semua frontliners terkesan mempunyai waktu cukup untuk melayani setiap pelanggan, supplier, ataupun vendor. Staff yang kerja di call center sama sekali tidak dibekali dengan script, sehingga mereka dapat berbicara ngalor ngidul dengan pelanggan, dan itu merupakan hal yang sah-sah saja di Zappos. Hanya saja, bukan berarti staf ini bebas begitu saja, karena terdapat kriteria-kriteria tertentu yang menjadi area evaluasi mereka. Tiap hari, Zappos tercatat menangani sekitar 5,000 panggilan telepon. Bila dikalkulasi, semua upaya ini tidak mengeluarkan biaya tinggi, asal seluruh jajaran manajemen mempunyai sikap dan menjiwai keinginan untuk melayani.

Zappos tidak keberatan untuk mengeluarkan biaya mahal, asalkan itu dapat membuat pelanggannya happy. Misalnya, seperti delivery dalam semalam, dimana pelanggan pesan malam, besok pagi barang tiba. Tentu biayanya mahal, namun Zappos bersedia demi menciptakan wow experience bagi pelanggan.

Hasilnya? Zappos mengklaim bahwa 75% dari penjualan mereka berasal dari repeat customer, yakni pelanggan sudah pernah membeli, kemudian membeli lagi. Ini merupakan hasil dari customer service mereka yang kemudian membuahkan customer engagement.


sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/50f6d0f2562acf150e000007/membahagiakan-customer-ala-zapposcom/

5 Macam Bisnis Berdasarkan Cashflow

5 Macam Bisnis Berdasarkan Cashflow





Cashflow (CF) atau arus kas adalah darah dalam bisnis. Kehabisan kas, artinya kehabisan darah bisnis.

5 Macam Bisnis berdasar Cash flow (CF) :


1. CF Harian, segala bisnis yang dibayar tunai, seperti retail, minimarket, Rumah Makan, jual sayur, sewa lapangan futsal, pokoknya cash deh!
2. CF Bulanan, segala bisnis yang dibayar bulanan atau tempo 30 hari, seperti rumah kos, supplier tetap, sekolah, kursus, kreditan, fitness.
3. Cashflow Semesteran, segala bisnis yang dibayar berkala, 3 atau 6 bulanan, seperti tempat bimbingan belajar, kursus.
4. Cashflow Tahunan, segala bisnis yang dibayar pertahun, seperti deviden, kontrakan, properti, sekolah Taman Kanak-kanak, playgroup.
5. Cashflow Proyekan, segala bisnis yang tidak pasti dapat ordernya, dibayar setelah selesai, seperti tender-tender konstruksi, perumahan, pengadaan, EO.

Kelebihan dan kekurangan masing-masing cashflow:
• CF harian, memiliki kelebihan di perputaran. Dengan modal yang cekakpun, omset bisa berlipat. Bahkan bisa jadi 2 – 3 kali perputaran tiap harinya. Hanya saja karena marjin yang kecil, beresiko jika ada kerusakan, juga tingkat loyalitas pelanggan, karena rawan perang harga.
• CF bulanan, memiliki kelebihan ’STABIL’, karena seperti sudah dapat ikatan ’abonemen’, tingkat loyalitas dan repeat order-nya terjaga! Kekurangannya, pembayaran seringkali mundur.
• CF semesteran, seperti bimbingan belajar, biasanya membutuhkan waktu untuk mengedukasi pasar, apalagi jika mereknya belum terkenal. Kelebihannya, jika sudah menjadi pelanggan (misal: siswa), jarang mereka berpindah-pindah tempat sampai masa pembelajaran usai.
• CF tahunan, tentu saja tidak bisa dipakai untuk sandaran hidup sehari-hari, kecuali Anda punya rumah 12–> rumah Januari, Februari, Maret, sampai Desember, tiap bulan ada setoran.
• CF proyekan, seringkali menggoda secara marjin, tapi harus dihitung ulang return rata-rata/bulannya. Jangan-jangan lebih kecil daripada jualan sayur! CF proyekan juga tidak dapat diprediksi kapan dapatnya. Selain itu, Anda masih harus memenuhi kebutuhan harian Anda.

Anda bisa mengkombinasikan beberapa atau semua CF diatas untuk mendapat kestabilan. Yang penting, jangan sampai kas Anda kosong! Bahkan dalam kondisi rugipun, asalkan Anda masih bisa mengolah kas dengan cantik (bayar mundur), Anda masih bisa bertahan hidup!
Sebaliknya, meski UNTUNG BESAR, jika kas Anda kosong dan pembayaran tersendat, maka si Untung hanya bualan di KERTAS saja!

“Marjin bukan segalanya, kas lebih utama. Karena kas adalah darah bisnis Anda”

3 Kunci Utama yang Harus Dipahami Oleh Penggerak Bisnis

Dalam hal nya perkembangan berbisnis, pelanggan merupakan orang yang harus dilayani dengan sebaik mungkin. Dengan pelayanan yang prima, pelanggan mampu dibuat setia dan akan terus menerus mempercayakan pada kita menjadi partner bisnis.
Dalam pendekatannya menjaga hati pelanggan merupakan hal yang urgent dalam menjaembangan bisnis kita. Berikut 3 kunci utama dari Michael LeBoeuf, Ph.D. dalam buku nya "Memenangi dan Memelihargan Seumur Hidup":


Quote:1. Sasaran paling utama dari setiap karyawan, termasuk wiraniaga ialah menciptakan dan memelihara pelanggan.
Inti dari bisnis dibidang jasa dan barang merupakan sesuatu yang harus lebih dari sekedar mendapatkan profit. Membuat pelanggan puas merupakan suatu aksi jangka panjang yang akan membuat bisnis kita maju. Dapat dipastikan pemusatan terhadap menjaga agar pelanggan puas akan memberikan keuntungan yang continous. Bahwa dengan memberikan segala kemungkinan yang terbaik kepada pelanggan, maka pada masa mendatang pelanggan yang merasa puas pasti akan kembali lagi.

2. Ada perbedaan besar antara menjual dan membantu seorang untuk membeli.
Ini bukan hanya kata-kata belaka. Perbedaan sesungguhnya ada dalam sikap kita dalam membedakannya. Sesungguhnya penjualan yang biasa merupakan hal yang bersifat manipulatif. Berbeda halnya dengan membantu orang membeli. Membantu orang membeli merupakan penyelidikan terhadap apa yang diinginkan pelanggan. Dan sejauh apakah kita dapat menyediakan/memenuhi kebutuhannya? Jika kita tidak dapat memenuhi kebutuhannya, apa salahnya kita mengantarkan atau menganjurkannya pergi pada orang lain yang bisa lebih memenuhi kebutuhannya daripada kita. Biarlah orang lain yang melayaninya ketika kita tidak bisa memenuhi kebutuhannya. Perlakuan ini telah mencetak dampak positif pada pelanggan bahwa memang kita berniat menolong pelanggan tersebut untuk memenuhi kebutuhannya. Ingat, bujuk rayu menciptakan penjualan. Upaya menolong orang membeli, menciptakan pelanggan.

3. Manusia senang membeli tapi benci kalau orang menjual padanya.
Manusia senang membeli sesuatu yang membuat mereka bangga ketika memakainya. Tugas kita adalah membantu pelanggan itu dalam mendapatkan hal yang membuat dia bangga. Dan bila kita berhasil dalam membantu pelanggan tersebut, maka kita tak perlu pusing-pusing dalam melakukan penjualan. Jadi intinya sekali lagi niatkan "membantu'BUKAN menjual. Walau tujuan akhirnya sama, mendapatkan profit. Tetap renungkan perbedaan ini, orang benci ketika dirinya dijadikan objek penjualan. Tapi ketika orang diberikan bantuan yang bantuannya benar-benar dia butuhkan, maka sang pelanggan tersebut akan merasa sangat senang.




sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/50a0fcf5e674b49816000127/all-must-read-3-kunci-utama-yang-harus-dipahami-oleh-penggerak-bisnis/

Kisah Sukses Pengusaha Muda Thailand

Jika di indonesia ada Reza Nurhilman yang berhasil menjual sensasi camilan keripik pedas bermerek Ma Icih yang amat populer, maka di Thailand ada pula pengusaha muda bernama Aitthipat Kulapongvanich yang sukses menjual camilan keripik rumput laut bermerek Tao Kae Noi, yang sanggup meraup omzet yang amat fantastis.

Film produksi Negari Gajah Putih, The Billionaire, menceritakan kisah nyala lika-liku jatuh bangunnya seorang pengusaha (entrepreneur) muda bernama Aitthipat KulapongvanJch (Pachara "Peach" Chirathivat) atau lebih dikenal dengan nama Top" Aitthipat.

Sebenarnya, Aitthipat merupakan seorang anak orang kaya. Namun pada usia 16 tahun, ia begitu terobsesi dengan permainan game online yang mengakibatkan nilai-nilai mata pelajaran sekolahnya merosot. Karena ia sudah tak lagi memiliki hasrat untuk meneruskan sekolahnya, pada usia 17 tahun, Aitthipat dropout dan memutuskan diri untuk menjadi penjaja kacang. Walau dengan modal pengalaman yang amat minimhingga seriug ditipu dan kerja sangat keras, usaha menjual kacang ini tak membuahkan hasil dan justru membuatnya kian terpuruk.

Saat usia Aitthipat genap 18 tahun, keluarganya bangkrut dan meninggalkan utang sebesar 40 juta baht. Kondisi ini menggiring keluarganya untuk eksodus ke luar negeri untuk mencari peruntungan dan membangun kembali bisnisnya. Namun Aitthipat memutuskan untuk tidak mau ikut serta dengan keluarganya hijrah ke luar negeri.

Hingga Dada usia 19 tahun, dia tergerak untuk menciptakan camilan rumput laut yang ia beri nama Tao Kae Noi. Dengan sigapnya, ia lalu mencoba menjual camilan rumput lautnya hingga ia sukses merambah di gerai-gerai sekitar 3.000 cabang 7-Eleven di Thailand.

Karena camilan ini amat disukai oleh banyak orang di sana, kini, pada usia yang ke-26, Aitthipat menjadi produsen camilan rumput laut terlaris di Ihailand dengan omzet hingga 800 juta baht per tahun, dan saat ini ia telah mempekerjakan 2.000 pekerja. Kerajaan bisnisnya ini justru telah bisa membayar utang keluarganya yang bernilai 40 juta bath.

Inspirasi kisah nyata hidup Aitthipat yang luar biasa ini kini difilmkan untuk bisa menggugah semangat entrcpreneurship di negeri Thailand.

Film yang Menginspirasi

Studio Gmm Tai Hub (GTH) memang merupakan salah satu studio film Thailand yang dikenal sering membuat Film-film bernuansa generasi muda yang kreatif. [he Billionaire merupakan salah satu hlm yang gemilang di Thailand karena memiliki nilai inspiratif yang memacu jiwa kewirausahaan anak muda negeri ini, yang juga layak untuk kita apresiasi dan tonton sejarah perjuangannya.

Film ini diarahkan oleh sutradara Songyos Sugmakanan,yang berhasil meraih anugerah Crystal Bear pada Berlin International Film Festival 2006 untuk kriteria Besi Feature Film, Crystal Simorgh pada Fajr Film Festival untuk kriteria Best Director bagi film berjudul Dorm (2006), dan sejumlah penghargaan internasional lainnya.

Sementara itu pemeran utamanya, Pachara "Peach" Chirathivat, merupakan aktor muda kelahiran 10 Mei 1993 yang dikenal telah membintangi film SuckSeed (2011). Peran sebagai Aitthipat cukup mewakili kisah nyata gejolak kehidupan pengusaha muda ini, walau masih belum sempurna. Film dengan durasi 120 menit ini, walau diselingi drama percintaan dan komedi komikal. amat menggugah karena pesan yang coba diangkat berhasil diciptakan melalui film ini.

Nah, jika Anda mampir ke gerai 7-Eleven terdekat dan menemukan camilan bermerek Tao Kae Nai yang konon artinya Pengusaha Muda ini, pastinya Anda akan kembali mengingat film ini. lika ada produser film Indonesia yang tertarik mengadaptasi kisah sukses film kewirausahaan produksi Thailand ini, tak ada salahnya meniru, apalagi sudah ada juga pengusaha muda yang sukses memproduksi bisnis camilan seperti keripik Ma Icih yang juga unik dalam metode strategi pemasaran.



sumber : http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016994039/kisah-sukses-pengusaha-muda-thailand/

The Basketball Wives L.A. Ladies Offer An Expectant Mom Some Motherly Advice




Motherhood is a big deal to all the ladies of Basketball Wives L.A., and the fact that it played a fairly significant role in this season’s storyline, I felt like it was only appropriate to bring up the subject with the ladies. See, I, your friendly VH1 blogger, am pregnant with my first child, and at the time of the Basketball Wives L.A. reunion I was entering my glowy second trimester and wanted to hear what kinds of advice these ladies would offer an expectant mother. (The entire cast, with the exception of Bambi, has children, but don’t you worry, Bambi’s advice was SO Bambi.)
Before you go off and criticize them or ask me why I’d take advice from a reality star, let me just say that I was surprised at how thoughtful all the ladies’ answers were and appreciate their enthusiasm for me and my still-unnamed baby. Here’s what they told me when I asked for their number one tip for a new mom.
Draya: I am a picture person. I love photographs, so just take a lot of pictures when they’re babies. Because when they’re like five, you won’t remember what it was like when they were that little, I can’t even remember my baby when he was that small and he couldn’t talk. I can only remember when he started talking, took his baby steps, just take a lot of pictures to remember it as best you can.
Brooke: I have three children, and with every one, it’s different. They grow up so fast, I can remember so vividly like it was yesterday having my first baby, holding her, seeing the doctor cut the umbilical cord, I remember all of that, but there’s no book you can read that’s going to tell you how to love, spoil, raise, take care of, have patience with your baby. They’re little people with opinions, and their opinions matter. They feel certain kinds of ways and we’re molding them to be our future. My mom always said “Hold her as much as you want, it’s not spoiling them, it’s loving them.” And forget what people tell you.
Malaysia: Keep the baby on a schedule. That’s the best advice I can give you. Once the baby is in a routine, it makes life so much easier for you. If you have to stop what you’re doing to put the baby to sleep, do it. Also, never put the baby in the bed with you. Love them up, cuddle with them, but keep them in the crib at night because otherwise, you will never, ever, ever be able to get them out of the bed after that.
Laura: Eat good, have a lotta sex.
Jackie: This season has taught me a lot, I always thought that I was a great mom by just being there and loving my kids and making sure that they were happy and smiling. Communication, definitely. Communication from when they’re young. I think what I would do is just to make sure that you’re asking them all time what they feel and want and that’s it.
Gloria: Never underestimate the beauty of sleep. Seriously. If you can fall asleep standing up, leaning against a wall, DO IT. And if you have any signs of postpartum depression, get them checked out. I had postpartum depression up until about two weeks. Always let your significant other do nighttime duties. As a new mom you might be like “I want to do it all!” But hell no. That baby has no clue. Nursing is your bonding moment but let him change diapers and all that. Girl, you need that extra hand…
Bambi: Sprinkle the baby with lots of shimmer.

Keep Your Pocket book Compuer Longer! A Security And Care Guide For Laptop computer Computer systems


  • 0
     


Laptop computer computer systems – also referred to as pocket book computer systems – have grow to be an important a part of our lives. They’re extra affordable than ever and as popular as cell phones. A laptop computer laptop has a versatility that the home PC doesn’t provide. With its smaller measurement it’s transportable and easier to carry along. This makes it convenient to make use of in lots of situations. You possibly can take it to work and back residence in addition to take it on more intensive travel.
Laptop computer computers are not just for older working people anymore. Because of its ease of use, more younger persons are utilizing them for college and college. They’ll entry the Internet almost anywhere and provide updates for work, analysis, and even games.
Taking Care of Your Laptop computer or Pocket book Pc
It is important to take care of your laptop computer and protect it from accidents. They are designed for heavy use however frequent sense will tell you that you need to be prudent in your treatment.
One of many first recommendations is to purchase a case designed for a pocket book computer. These are made with padding to protect your laptop computer computer from put on and tear and protection in case you drop it. It isn’t good to carry your notebook computer unprotected or in a purse or backpack. You’ll be able to simply find a case by purchasing on-line the place one can find 1000s of products to choose from.
One other necessary tip for laptop computer computer care is to keep meals and drinks away from it. Even a small quantity of liquid is enough to destroy the fragile parts within the laptop computer. It means virtually sure alternative, and most warranties won’t cover it. It is not worth the threat to lose all your data.
Protect Your Notebook Pc
When utilizing your laptop laptop you should always use a surge protector. An electrical surge might not harm it one time, however continued surges might destroy it. In case you are utilizing a cable or dial-up modem throughout a storm, remember to unplug it. Lightening can journey through phone strains and break the laptop computer computer.
You shouldn’t go away your pocket book laptop in a cold environment. This may cause condensation if you return it to a warm space and could trigger the circuitry to brief it out. If it has been within the chilly, let it heat up before turning it on.
When traveling together with your laptop computer laptop, be sure to charge all your batteries earlier than you leave. You may not know when it is possible for you to to cost them again. On a long trip, take extra batteries to keep away from this problem. By purchasing on-line, you’ll find the provides you need as well as different merchandise comparable to iPods, jewelry, video games, toys, sporting items, pet provides and cell phones – even free gifts.
Don’t depart your notebook computer unattended and don’t examine it as baggage when flying. Preserve it in your arms at all times to keep away from the opportunity of theft. Do not attempt to disassemble or repair your laptop laptop; this is a job for professionals. You might inadvertently trigger more harm by your lack of knowledge.
Buying On-line
When you find yourself prepared to purchase a laptop laptop, mobile phone, iPod, or other electronics, procuring online will provide everything you need.
In case you itch for added facts with regard to las vegas laptop repair, drop by Francie M Rwehegen’s web page at once.