Muriolobo

Foto yang diambil di salah satu jembatan di desa Muriolobo, Mayong, Jepara, Jawa Tengah, Indonesia

UNDIP

Gedung Prof. Soedarto - Undip, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Perpustakaan

Perpustakaan Stienu Jepara, Jawa Tengah, Indonesia`

Undip

Gedung Prof. Soedarto - Undip, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Warung SS

Warung Serba Sambal, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Tampilkan postingan dengan label gaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gaya. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 November 2013

Ada “RoboCop’’ dan “Dewi Perang’’ di Perhelatan Miss Universe 2013






 Parade Nasional Kostum Miss America, Miss Sweden dan Miss Belgium yang aneh tapi atraktif

Kemeriahan terjadi di malam penjurian kontes Ratu Sejagat, Miss Universe 2013, pada akhir pekan lalu. Sesi "National Costume" yang diprediksi akan diramaikan dengan busana tradisional bersahaja ternyata berlangsung lebih semarak dan tidak lumrah.
Berlokasi di Moskwa, selazimnya sesi National Costume Show, yang memang diperuntukkan bagi para kontestan untuk memamerkan keindahan tradisi negara asal lewat busana otentik yang cantik dan edukatif. Tetapi apa yang terjadi? Beberapa kontestan tampil melampaui batas.

Meskipun menurut laman Huffington Post beberapa busana yang ditampilkan terbilang berlebihan, biar bagaimanapun kreativitas mereka tetap harus diapresiasi karena keunikannya cukup menghibur.
Bukan Amerika namanya jika tidak membuat kontroversi. Erin Brady perwakilan dari negeri Paman Sam mengejutkan dewan juri dan penonton. Perempuan berdarah Latin in, dengan percaya diri tampil mengenakan busana plastik berwarna merah dan biru. Beberapa penonton mengolok Brady mirip dengan robot dalam film Transformer.  Mungkin mereka ada benarnya, tetapi sekilas pandang juga bisa dibilang terlihat seperti action figure lawas, RoboCop.
Tak mau kalah, Alexandra Fribourg dari Swedia menghidupkan kembali masa kejayaan Viking lewat korset metalik dan lilitan kain yang diubah sebagai rok pendek menjuntai di bagian belakang, mahkota mewah disematkan pada kepala sebagai identitas seorang Dewi Perang, lengkap dengan pedang kesatria.
Kehebohan belum selesai, Miss Belgia hadir di luar ekspektasi, bak tokoh penyihir pada dongeng anak, NoƩmie Happart membuat semua orang tersentak. Pada parade kostum nasional ini, dirinya tampil dengan mantel tanpa lengan berwarna hitam, topi berbulu dan bertingkat, serta tentu saja, tak ketinggalan tongkat panjang bertanduk simbol iblis!

Inspirasi Gaya Vintage Era 1920


Menentukan dresscode untuk acara pesta bisa dengan menggali kembali gaya vintage yang selalu menjadi inspirasi dalam dunia mode. Gaya era 20-an menjadi tema busana untuk acara InspiratioNite diadakan First Media Design School di Jakarta beberapa waktu lalu. Ajang ini merupakan bentuk untuk para alumni juga berbagai pihak yang terkait dengan dunia desain grafis, multimedia, dan fashion marketing. Prinsipnya, pada era 20-an perempuan cenderung memilih rambut pendek kebanyakan model bob, make up yang tebal, berani memakai aksesori mulai kalung mutiara berukuran panjang, korsase, juga bandana serta aksesori lainnya berbahan bulu. Tampil dengan gaya fun dan berani menjadi ciri utamanya. Untuk busana, kaum hawa biasanya menggunakan gaun lurus dan longgar di bawah lutut, dengan garis pinggang yang sengaja dirancang lebih rendah sebatas pinggul. Stoking menjadi andalan lainnya untuk gaya era 20-an. Tak ketinggalan topi dan sarung tangan yang khas menandakan era ini. High heels juga sudah dikenal di era ini, tingginya 5-8 cm. Anda bisa menerjemahkan gaya era 20-an dengan berbagai cara

Inspirasi Gaya Vintage Era 1920



Jika diundang hadir dalam sebuah acara dengan dresscode gaya vintage era 20-an, gaya penampilan seperti apa yang akan Anda pilih? Anda tentu bisa menerjemahkan gaya era 20-an dengan ragam penampilan. Jika tak menemukan model busana yang sesuai, Anda bisa meniru gaya perempuan era 20-an dalam memakai aksesori, seperti kalung mutiara panjang, atau sarung tangan sepanjang lengan, atau aksesori rambut mulai topi hingga bandana dengan bulu. Apakah tiga gaya dari tamu undangan dan tuan rumah acara InspiratioNite First Media Design School 2012 ini bisa menginspirasi Anda. Dalam memakai aksesoris